BACA JUGA: Galaxy Z8 Series Resmi Hadir, 7 Generasi Foldable Samsung Masuki Era Baru
Performa Menjadi Fondasi Pengalaman AI
Pengalaman AI pada smartphone tentu membutuhkan dukungan perangkat keras yang memadai.
Galaxy Z Fold8 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang menggabungkan kemampuan CPU, GPU, dan NPU untuk mendukung berbagai aktivitas, termasuk multitasking dan pemrosesan AI.
Samsung juga menyebut Galaxy Z Fold8 mendapatkan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh generasi.
Sementara itu, Galaxy Z Flip8 membawa peningkatan performa dibandingkan generasi sebelumnya. Samsung mencatat peningkatan CPU hingga 30 persen, GPU 25 persen, serta performa NPU hingga 41 persen dibandingkan Galaxy Z Flip7.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan smartphone lipat tidak hanya berfokus pada desain, engsel, layar, atau ketebalan perangkat.
Kemampuan pemrosesan AI juga menjadi bagian penting dalam menentukan pengalaman pengguna.
Galaxy AI Mulai Mengikuti Konteks Pengguna
Perkembangan Galaxy Z8 Series memperlihatkan perubahan cara AI diterapkan pada smartphone.
Jika sebelumnya pengguna harus mengetahui aplikasi apa yang harus dibuka dan perintah apa yang harus diberikan, AI generasi terbaru mulai diarahkan agar dapat memahami konteks dan memberikan bantuan yang lebih relevan.
Pada Galaxy Z Fold8, layar yang luas menjadi ruang untuk multitasking, produktivitas, dan kreativitas. Sementara Galaxy Z Flip8 menawarkan pengalaman yang lebih ringkas melalui FlexWindow.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Samsung tidak menerapkan satu pendekatan AI untuk seluruh perangkat. Pengalaman AI disesuaikan dengan karakter dan bentuk masing-masing smartphone.









