Prabowo Bentuk BUMN Ekspor PT Danantara Sumber Daya Indonesia, Saham Komoditas Diprediksi Melonjak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pembentukan BUMN ekspor tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pasar modal Indonesia, khususnya saham-saham sektor komoditas.

Menurut Purbaya, selama ini keuntungan dari transaksi perdagangan komoditas lebih banyak dinikmati pihak tertentu, termasuk pemain luar negeri. Dengan sistem baru yang diterapkan pemerintah, profitabilitas perusahaan nasional dinilai akan lebih tercermin secara adil kepada pemegang saham di pasar.

“Potensi ke perusahaan Indonesia yang listed di bursa justru akan positif. Profitability-nya harus dobel paling enggak,” katanya.

Baca Juga: Bikin Kaget, Dolar AS Cuma Peringkat 10 dalam Daftar Mata Uang Terkuat Dunia

Ia bahkan menyebut momentum ini bisa menjadi peluang bagi investor untuk mulai melirik saham-saham berbasis komoditas di Bursa Efek Indonesia.

“Ini berita positif untuk perusahaan yang di bursa, jadi profitnya akan melambung. It’s time to buy, siap-siap serok aja,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani menegaskan pembentukan DSI merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk memperbaiki tata kelola perdagangan komoditas nasional.

Menurut Rosan, fokus utama perusahaan tersebut adalah meningkatkan transparansi transaksi ekspor sehingga pengawasan negara terhadap sumber daya alam strategis dapat berjalan lebih optimal.

“Oleh sebab itu kami sudah membentuk satu badan bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia, yang lebih kepada transparansi transaksi,” kata Rosan.