PT Fauna Land Ancol Resmi Kelola Bandung Zoo, Pemkot Bandung Pastikan Revitalisasi dan Kesejahteraan Satwa

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan Bandung Zoo tidak hanya diukur dari tingginya jumlah wisatawan yang datang. Lebih dari itu, indikator utama keberhasilan adalah kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, mutu edukasi lingkungan, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Kami tidak hanya mengejar peningkatan kunjungan. Yang terpenting adalah bagaimana Bandung Zoo mampu menjalankan fungsi konservasi dengan baik, memberikan edukasi yang berkualitas, serta menghadirkan manfaat luas bagi warga,” katanya.

Bandung Zoo Didorong Jadi Pusat Konservasi dan Edukasi

Keberadaan kebun binatang memiliki peran penting dalam mendukung pelestarian satwa. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Anggita Puspitasari dan tim yang dipublikasikan dalam Media Konservasi pada 2016, disebutkan bahwa kebun binatang sebagai lembaga konservasi memiliki fungsi utama dalam perlindungan dan pelestarian satwa melalui program konservasi ex situ maupun in situ.

Baca Juga: Comeback Respiro Indonesia: Kenalkan Jaket Motor Dallas, Detroit, Klifland hingga Brooklyn dengan Teknologi Piro-Tex

Konservasi ex situ dilakukan di luar habitat alami satwa, sementara konservasi in situ dilakukan langsung di habitat aslinya. Karena itu, pengelolaan kebun binatang yang profesional menjadi faktor penting untuk mendukung keberhasilan pelestarian satwa sekaligus memberikan manfaat edukatif bagi masyarakat.

Dengan masuknya PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru, Pemkot Bandung berharap Bandung Zoo dapat kembali berkembang menjadi destinasi konservasi modern yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga mampu menjalankan fungsi pelestarian satwa dan pendidikan lingkungan secara berkelanjutan.***