Dedi Mulyadi Siap Ambil Alih Pengelolaan Bandung Zoo, Pemprov Jabar Utamakan Konservasi dan Nasib Pegawai

BeritaBandungRaya.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mengambil alih pengelolaan Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung apabila proses penunjukan pengelola baru tak kunjung menemui titik terang.

Pernyataan itu disampaikan Dedi Mulyadi menyusul minimnya minat lembaga konservasi yang mengikuti proses seleksi calon pengelola Bandung Zoo. Padahal, batas akhir pendaftaran seleksi pengelola kebun binatang tersebut dijadwalkan berakhir pada 10 Mei 2026.

Menurut pria yang akrab disapa KDM itu, apabila hingga batas waktu belum ada keputusan dari Pemerintah Kota Bandung, maka Pemprov Jabar siap turun tangan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengelola kawasan konservasi tersebut.

“Kami siap jika provinsi melalui BUMD menjadi pengelola Kebun Binatang Bandung. Tujuannya bukan bisnis, tetapi menyelamatkan pegawai serta menjaga konservasi satwa dan lingkungan yang ada di sana,” ujar Dedi di Bandung, Rabu, 6 Mei 2026.

Baca Juga: 5 Manfaat Pare Rebus untuk Kesehatan, Bantu Jaga Gula Darah hingga Kolesterol

Dedi menilai kawasan Bandung Zoo memiliki potensi besar untuk terus dipertahankan sebagai ruang konservasi dan edukasi. Ia menyebut kondisi lingkungan di area kebun binatang masih cukup baik dengan pepohonan besar dan kawasan hijau yang dinilai penting untuk dijaga keberlangsungannya.

Selain menyangkut kelestarian satwa, kepastian pengelola juga dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan operasional kebun binatang, termasuk nasib para pegawai yang selama ini bekerja di Bandung Zoo.