Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Benahi Kota

BeritaBandungRaya.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam membenahi berbagai persoalan perkotaan di Bandung.

Menurutnya, upaya mengembalikan karisma Bandung sebagai ibu kota provinsi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Kolaborasi Jadi Kunci Penataan Kota

Dedi mengapresiasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung yang terus menjaga kebersihan lingkungan.

BACA JUGA: 3.144 Guru Honorer di Bandung Belum Digaji 4 Bulan, Pemkot Siapkan Pencairan Mei 2026

Ia menekankan pentingnya budaya gotong royong, termasuk menjaga area sekitar kantor agar tetap bersih, tertata, dan estetis.

Selain itu, partisipasi masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung penataan kota yang berkelanjutan.

Persoalan Sampah Masih Jadi Prioritas

Meski sejumlah upaya telah dilakukan, Dedi mengakui masih terdapat persoalan mendasar, terutama terkait pengelolaan sampah.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi tumpukan sampah di sudut-sudut kota. Untuk itu, optimalisasi TPA Sarimukti menjadi salah satu langkah strategis.

Ke depan, fasilitas tersebut juga akan dikembangkan menjadi pusat pengolahan sampah berbasis energi.

Fokus pada Infrastruktur dan Keamanan

Selain sampah, pemerintah juga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur dasar kota. Dedi meminta agar penerangan jalan umum (PJU) berfungsi optimal tanpa ada lampu yang mati.

Integrasi sistem CCTV antara pemerintah provinsi dan kota juga menjadi perhatian, guna meningkatkan keamanan serta pengawasan di wilayah perkotaan.

Perbaikan drainase turut menjadi agenda utama untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi di beberapa titik.