Semesta Buku Gramedia 2026 Resmi Dibuka di Bandung, Diskon Buku hingga 90 Persen Diserbu Warga

Farhan juga menilai potensi industri literasi di Bandung perlu diarahkan menuju sektor kreatif yang lebih luas, termasuk industri perfilman. Ia menyebut banyak film Indonesia saat ini lahir dari adaptasi karya buku.

“Cluster penulisan ini harus diarahkan ke cluster film karena sekarang banyak film Indonesia yang terinspirasi dari buku-buku,” katanya.

Selain itu, Farhan mendorong lahirnya kolaborasi lintas sektor demi mendukung budaya literasi masyarakat. Salah satu gagasan yang disampaikan ialah kerja sama antara Gramedia, Pemerintah Kota Bandung, dan RS Mata Cicendo terkait edukasi kesehatan mata.

Menurutnya, kesehatan penglihatan menjadi faktor penting untuk menunjang kebiasaan membaca masyarakat.

Sementara itu, Content & Business Development Assistant Manager Gramedia, Melvi, mengatakan Semesta Buku tidak sekadar menjadi tempat transaksi jual beli buku, tetapi juga ruang kolaborasi ide dan kreativitas.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Bandung Raya Hari Ini Jumat 15 Mei 2026, Catat Lokasi di Kota Bandung, Cimahi dan Kabupaten Bandung

“Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mempertemukan buku dan pembaca, tetapi juga menjadi tempat bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi antar komunitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, festival ini merupakan bagian dari gerakan “Nusa Membaca” yang diinisiasi Gramedia guna memperluas akses terhadap bacaan berkualitas sekaligus memperkuat ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Selama penyelenggaraan, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti talkshow, workshop menulis, editors clinic, bedah buku, lomba mewarnai anak, launching buku baru, Ngaji Literasi, hingga live music.