Farhan mengungkapkan bahwa Pemkot Bandung bahkan mempertimbangkan opsi penutupan akses Jembatan Pasupati untuk mengurai kemacetan.
“Kalau Persib menang melawan PSM, kemungkinan besar akan ada konvoi lagi. Karena itu kami terus melakukan rapat evaluasi setiap hari untuk melihat berbagai kemungkinan, termasuk usulan penutupan akses menuju dan dari Pasupati pada tanggal 16 Mei,” katanya.
Meski demikian, Farhan meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung. Ia juga berharap Bobotoh dapat merayakan kemenangan secara tertib tanpa mengganggu aktivitas warga lain.
“Semoga Persib bisa mencetak sejarah menjadi juara tiga kali berturut-turut. Euforia pasti besar, tetapi jangan sampai ekspresi kegembiraan justru merugikan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Darto, menyebutkan pihaknya menerjunkan 345 personel kebersihan untuk menjaga kondisi kota selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Petugas disiagakan sejak Jumat hingga Senin guna mengantisipasi lonjakan volume sampah akibat membludaknya pengunjung di kawasan kirab budaya.
DLH Kota Bandung juga menyiapkan armada pengangkut sampah dan alat pendukung kebersihan di sepanjang jalur Kirab Mahkota Binokasih.
Menurut Darto, potensi sampah diperkirakan tidak sebesar kegiatan lain karena sebagian besar properti kirab menggunakan elemen budaya permanen seperti kereta kencana. Namun tingginya jumlah pengunjung tetap berpotensi meningkatkan timbulan sampah di area acara.












