Daftar Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL Bekasi Timur: 5 Meninggal, 50 Penumpang Luka-Luka

BeritaBandungRaya.com — Tragedi tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, menyisakan duka mendalam. Hingga Selasa (28/4/2026), PT KAI mencatat lima orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan maut tersebut.

Proses identifikasi korban terus dilakukan oleh tim gabungan bersama RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Dari data sementara yang berhasil dihimpun, sebanyak 53 korban telah teridentifikasi, terdiri dari korban meninggal dunia dan korban luka.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan masih ada korban yang sempat terjebak di dalam rangkaian kereta saat proses evakuasi berlangsung.

“Korban meninggal dunia saat ini berjumlah lima orang. Kemudian yang masih terperangkap sekitar tiga orang,” ujar Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur.

Kecelakaan bermula ketika sebuah taksi menabrak KRL di jalur perlintasan dekat Bulak Kapal. Akibat benturan itu, KRL berhenti di lintasan rel. Dalam waktu bersamaan, KA Argo Bromo melaju dari arah belakang dan tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Minta Maaf dan Hentikan Sebagian Perjalanan KA Parahyangan

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyebut insiden tersebut menyebabkan banyak penumpang terjebak di dalam gerbong, terutama di gerbong wanita bagian belakang.

Berikut daftar korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi:

1. Nuryati (62 tahun)

2. Enggar Retno K (35 tahun)