BeritaBandungRaya.com – Jumlah korban tewas dalam kecelakaan tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026), Polda Metro Jaya mencatat total korban meninggal dunia mencapai 15 orang, sementara puluhan korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka-luka.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan para korban meninggal saat ini tersebar di beberapa rumah sakit untuk kepentingan identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
“10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga,” ujar Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Selain korban tewas, polisi juga mencatat sebanyak 76 orang mengalami luka-luka akibat insiden tabrakan kereta yang terjadi pada Senin malam tersebut. Namun hingga kini pihak kepolisian belum membeberkan rincian kondisi korban luka maupun tingkat cedera yang dialami.
Proses identifikasi korban meninggal masih terus berlangsung di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Tim Disaster Victim Identification (DVI) bekerja mencocokkan data korban dengan laporan keluarga yang datang ke posko ante mortem.
Baca Juga: Daftar Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL Bekasi Timur: 5 Meninggal, 50 Penumpang Luka-Luka
Kepala RS Polri Kramat Jati, Prima Heru Yulihartono mengungkapkan hingga saat ini tujuh keluarga korban telah melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke posko identifikasi.











