Ketipisan Bukan Sekadar Persoalan Tampilan
Desain tipis pada smartphone premium memang memberikan kesan modern. Namun, pada perangkat foldable, desain juga berkaitan erat dengan mekanisme engsel dan ketahanan struktur.
Samsung membekali Galaxy Z Fold8 dengan Armor FlexHinge, sementara teknologi Flex Titanium digunakan pada struktur layar.
Pengembangan tersebut ditujukan untuk mendukung ketahanan perangkat sekaligus membantu mengurangi tampilan lipatan pada layar.
Pada Galaxy Z Flip8, Samsung juga melakukan penyempurnaan pada sistem engsel melalui Armor FlexHinge.
Dengan demikian, pengembangan desain foldable tidak hanya diarahkan agar perangkat terlihat lebih tipis, tetapi juga agar mekanisme lipat terasa semakin natural ketika digunakan.
BACA JUGA: Telkomsel Dorong Kreativitas Digital Lewat 5G Video Competition, Dapatkan Hadiah Menarik!
Galaxy Z Flip8 Lebih Dekat dengan Gaya Personal
Jika Galaxy Z Fold8 lebih menonjolkan produktivitas dan pengalaman layar besar, Galaxy Z Flip8 membawa pendekatan yang lebih personal.
Form factor yang ringkas membuat perangkat lebih mudah disimpan dan dibawa. Bentuk tersebut juga memberikan fleksibilitas ketika digunakan untuk berbagai aktivitas.
Galaxy Z Flip8 dibekali kamera wide 50 MP serta fitur FlexCam yang memungkinkan pengguna mengambil gambar dengan posisi perangkat yang lebih fleksibel.
Samsung juga menghadirkan My FanCam, fitur yang dapat mengikuti subjek yang dipilih dan menyesuaikan framing selama perekaman.
Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat vlog, merekam aktivitas bersama teman, mengambil foto OOTD maupun menghasilkan konten untuk media sosial.
Pada perangkat flip, mekanisme lipat akhirnya bukan sekadar elemen desain. Posisi perangkat dapat menjadi bagian dari proses pengambilan gambar.









