4. Performa Galaxy Z8 Series Naik Kelas
Di balik perubahan desain dan kamera, Samsung juga memperbarui sektor performa.
Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.
Chipset tersebut dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan, mulai dari menjalankan aplikasi, multitasking, gaming, pemrosesan foto dan video, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan.
Galaxy Z Fold8 juga tersedia dengan RAM hingga 16 GB serta penyimpanan internal hingga 1 TB.
Sementara pada Galaxy Z Flip8, Samsung mencatat peningkatan CPU hingga 30 persen, GPU 25 persen, dan kemampuan NPU untuk pemrosesan AI hingga 41 persen dibandingkan Galaxy Z Flip7.
Bagi pengguna, peningkatan tersebut bukan sekadar angka benchmark. Dampaknya diharapkan dapat terasa melalui respons aplikasi, pemrosesan AI, grafis, serta kemampuan menjalankan beberapa aktivitas secara bersamaan.
BACA JUGA: Galaxy Z8 Series Bawa Galaxy AI Lebih Dekat ke Aktivitas Harian Pengguna
5. Layar Lebih Terang dan Lebih Fleksibel
Layar menjadi komponen penting dalam smartphone foldable.
Samsung menyebut tingkat kecerahan layar pada Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 meningkat hingga 15 persen dibandingkan Galaxy Z Fold7.
Galaxy Z Fold8 Ultra bahkan memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits dengan adaptive refresh rate hingga 120 Hz.
Peningkatan tersebut menjadi penting ketika perangkat digunakan di luar ruangan, terutama dalam kondisi pencahayaan yang terang.
Pada Galaxy Z Fold8, Samsung juga mengubah karakter tampilan melalui cover screen berukuran 5,5 inci dan main screen 7,6 inci.
Kombinasi kedua layar tersebut memungkinkan pengguna menggunakan perangkat dalam mode yang berbeda sesuai kebutuhan.









