6. Kapasitas Baterai dan Daya Tahan Ikut Diperhatikan
Baterai menjadi faktor lain yang tidak kalah penting, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Galaxy Z Fold8 Ultra membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh, sedangkan Galaxy Z Fold8 memiliki kapasitas 4.800 mAh.
Galaxy Z Flip8 menggunakan baterai berkapasitas 4.300 mAh.
Samsung mengklaim Galaxy Z Fold8 Ultra mampu digunakan untuk pemutaran video hingga 27 jam. Galaxy Z Fold8 mencapai hingga 26 jam, sedangkan Galaxy Z Flip8 diklaim dapat mencapai hingga 31 jam dalam skenario pemutaran video.
Angka tersebut tentu bergantung pada pola penggunaan, pengaturan perangkat, jaringan, serta kondisi lainnya.
Namun, peningkatan daya tahan tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan smartphone yang semakin banyak digunakan untuk bekerja, hiburan, komunikasi, dan produksi konten.
BACA JUGA: Galaxy Z8 Series Resmi Hadir, 7 Generasi Foldable Samsung Masuki Era Baru
7. Galaxy AI Menjadi Bagian Penting dari Upgrade
Perubahan Galaxy Z8 Series tidak hanya terdapat pada perangkat keras.
Samsung juga memperluas integrasi Galaxy AI pada generasi terbaru ini.
Galaxy Z Fold8 membawa fitur seperti Now Nudge, yang dirancang untuk memberikan rekomendasi berdasarkan konteks yang sedang ditampilkan pada layar.
Ada pula Photo Assist untuk membantu proses penyuntingan foto menggunakan instruksi berbasis teks serta My FanCam untuk membantu proses reframing video.
Sementara Galaxy Z Flip8 membawa Now Brief yang dapat menampilkan rangkuman informasi yang dipersonalisasi melalui FlexWindow.
Integrasi AI tersebut menunjukkan bahwa peningkatan smartphone modern tidak lagi hanya ditentukan oleh chipset, kamera, atau kapasitas baterai.
Pengalaman perangkat lunak menjadi bagian yang semakin penting.









