Pada sesi talkshow edukatif mengenai inkontinensia urin, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri, dr. Lazuardi Dwipa, Sp.PD(K)Ger, menjelaskan bahwa inkontinensia urin bukanlah kondisi yang harus diterima begitu saja sebagai konsekuensi penuaan, melainkan kondisi yang dapat dikelola dengan pendekatan yang tepat. “Lansia yang mengalami inkontinensia urin tidak perlu membatasi aktivitas atau menarik diri dari lingkungan sosial. Dengan penanganan yang tepat, pola hidup sehat, serta dukungan keluarga, lansia tetap dapat mempertahankan kualitas hidup dan menjalani masa tua yang aktif dan bermakna,” jelas dr. Lazuardi.
Bagi Happily, menjaga kualitas hidup lansia tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan fisik, tetapi juga bagaimana membantu mereka tetap menikmati aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan penuh semangat. Hellena Gracia, Brand Representative Happily Popok Celana Dewasa 3in1 menyampaikan bahwa, “Kami memahami bahwa inkontinensia urin dapat memengaruhi kenyamanan serta rasa percaya diri lansia dalam beraktivitas. Melalui Happily Day, kami ingin mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi ini sekaligus mengajak lansia untuk tetap aktif, sehat, dan menikmati masa golden age dengan penuh semangat, serta dapat memberikan ketenangan bagi keluarga dan caregiver yang mendampingi mereka sehari-hari,” ujar Hellena.













