Rangkaian pertunjukan mencakup pagelaran kesenian Sunda, tari tradisional, kolaborasi musik, hingga lomba kesenian yang melibatkan peserta dari berbagai sanggar.
Baca Juga: Grand Mercure Bandung Setiabudi Hadirkan Wajah Baru Tiga Tipe Kamar, Harga Mulai Rp1,6 Juta
Dewi Gita dijadwalkan membawakan Tari Topeng Tarung bersama Riyana Rosilawati. Sementara itu, Sanggar Jugala berkolaborasi dengan SambaSunda dalam pertunjukan Jaipongan Tari Alas Grombyang.
Kolaborasi lintas genre juga menjadi bagian dari agenda, termasuk penampilan Saung Angklung Udjo bersama Ebith Beat A. Sementara itu, Candil, Yukie Pas Band, Ujang Darso, dan Rehan Darso dijadwalkan membawakan medley lagu-lagu karya Darso.
Lomba kesenian dalam festival ini dinilai oleh sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang seni, yakni Renitasari Adrian, Happy Salma, Denny Chandra, Dr. Ismet Ruchimat, dan maestro tari Sunda Indrawati Lukman.
Kehadiran para seniman, kelompok seni, dan peserta lomba memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui beragam bentuk ekspresi, mulai dari musik dan tari hingga pertunjukan yang melibatkan kreativitas generasi masa kini.
Sebagai penutup, para penampil dan pengunjung diajak menyanyikan lagu Sunda Bubuy Bulan bersama-sama. SambaSunda bersama Rita Tila juga dijadwalkan mengiringi penonton hingga rangkaian pagelaran berakhir.
Perjalanan Lestari Tradisi dari Bali ke Jawa Barat
Lestari Tradisi merupakan gerakan yang berawal dari inisiatif Titimangsa saat pandemi melalui pertunjukan daring Taksu Ubud di Bali. Program tersebut menjadi ruang bagi seniman lintas disiplin dan sanggar untuk tetap berkarya ketika kesempatan tampil secara langsung terbatas.













1 komentar
Komentar ditutup.