- 88% konsumen menggunakan rekomendasi AI untuk belanja
- 92% mengandalkan AI untuk rekomendasi produk
- 90% menggunakan AI untuk ringkasan produk
- 63% percaya AI sudah umum digunakan dalam e-commerce
Di negara seperti India dan Vietnam, tingkat keterbukaan terhadap AI bahkan mencapai 42%, lebih tinggi dibanding Indonesia.
Fitur AI yang Paling Populer di E-Commerce
Beberapa fitur AI yang paling dikenal oleh konsumen antara lain:
- Chatbot (63%)
- Terjemahan otomatis (53%)
- Pencarian produk visual (52%)
Namun, tingkat penggunaan aktual masih di bawah 50%:
- Chatbot: 47%
- Visual search: 40%
- Terjemahan otomatis: 40%
Artinya, masih ada peluang besar untuk pengembangan fitur AI yang lebih optimal.
Peran AI dalam Meningkatkan Pengalaman Belanja
Menurut CTO Lazada Group, Howard Wang, AI kini menjadi bagian penting dalam ekosistem e-commerce.
AI memungkinkan:
- Pengambilan keputusan lebih cepat
- Pengalaman belanja yang lebih personal
- Rekomendasi produk yang relevan
Hal ini membuat proses belanja menjadi lebih efisien dan nyaman bagi pengguna.
BACA JUGA: 12 Hobi Cowok yang Bikin Cewek Kesengsem, Nomor 1 Paling Bikin Meleleh!
Inovasi AI di Sistem Pembayaran
Untuk mendukung tren ini, Visa menghadirkan berbagai inovasi seperti:
- Click to Pay
- Sistem autentikasi digital
- Visa Intelligent Commerce
- Trusted Agent Protocol
Tujuannya adalah menciptakan pengalaman transaksi yang lebih aman, cepat, dan praktis.
Adopsi AI dalam belanja online di Indonesia terus meningkat dan diprediksi akan semakin dominan dalam beberapa tahun ke depan.
Meski demikian, tantangan utama masih terletak pada:












