Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan pentingnya langkah mitigasi di tingkat lokal. Ia meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir, untuk rutin memantau tinggi muka air serta memastikan saluran drainase tetap berfungsi dengan baik.
“Evakuasi mandiri perlu segera dilakukan jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan untuk mencegah korban jiwa,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat yang bermukim di lereng perbukitan dan bantaran sungai juga diminta waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan yang masih fluktuatif.
BNPB juga mendorong pemerintah daerah agar memastikan kesiapan logistik darurat, jalur evakuasi, serta optimalisasi sistem peringatan dini di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Infinix Note 60 Pro Bocor: Baterai 6.500mAh dan Layar Belakang Siap Guncang Kelas Menengah
Hingga saat ini, BNPB terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem tersebut.
Dengan meningkatnya potensi curah hujan intensitas tinggi, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat.***











