Garut Diguncang Gempa: Dua Kali Guncangan Tektonik dalam Sehari, BMKG Ungkap Penyebab dan Imbauan untuk Warga

BMKG mencatat episentrum gempa berada di koordinat 7,17 Lintang Selatan dan 107,83 Bujur Timur atau sekitar 9 kilometer barat laut Kabupaten Garut. Gempa ini memiliki kedalaman hanya 4 kilometer sehingga tergolong gempa dangkal.

Karakteristik gempa dangkal membuat getaran berpotensi terasa lebih kuat di sekitar pusat gempa meski magnitudonya relatif kecil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dua gempa tersebut.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Hartanto, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

“Warga Garut dan sekitarnya agar tidak panik. Gempa magnitudo 2,8 yang terjadi di daratan Garut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Kami masih memastikan apakah ini gempa susulan dari gempa M4,0 dini hari atau merupakan gempa yang berdiri sendiri,” ujar Hartanto dalam keterangan resminya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Baca Juga: Prediksi Harga Emas Dunia Pekan Ini: Berpotensi Tembus US$ 4.851, Ini Faktor Penggeraknya

BMKG menegaskan informasi awal gempa bumi bersifat sementara dan dapat berubah seiring pembaruan data hasil analisis. Warga diminta tetap waspada namun tidak terpancing isu menyesatkan terkait potensi gempa susulan maupun bencana lainnya.***