KAI Commuter kemudian meminta para pengguna jasa untuk tetap memperhatikan informasi terbaru dan mengikuti arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.
“Sehubungan sempat adanya gempa bumi, seluruh perjalanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek berhenti luar biasa untuk menunggu jalur selesai dilakukan pemeriksaan,” kata KAI Commuter dalam keterangannya.
Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang muncul akibat penghentian sementara tersebut.
Sementara itu, BMKG mencatat gempa Kepulauan Seribu memiliki kedalaman 376 kilometer dan memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta mengikuti informasi dari kanal resmi BMKG dan KAI Commuter.
Bagi pengguna Commuter Line yang hendak melakukan perjalanan pada Sabtu pagi, perubahan jadwal akibat pemeriksaan jalur menjadi hal yang perlu diperhatikan. Penumpang disarankan memperhitungkan waktu perjalanan dan memantau informasi operasional terbaru sebelum berangkat.***











