Harga Minyak Dunia Melonjak Hampir 3 Persen, Selat Hormuz Jadi Pemicu Utama

Harga Minyak Dunia Melonjak Hampir 3 Persen, Selat Hormuz Jadi Pemicu Utama

BeritaBandungRaya.com – Harga minyak dunia ditutup melonjak hampir 3 persen pada perdagangan Selasa, 28 April 2026. Lonjakan ini dipicu kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global akibat penutupan jalur strategis Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur distribusi energi terpenting di dunia.

Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent untuk kontrak Juni naik sebesar US$3,03 atau 2,8 persen ke level US$111,26 per barel. Kenaikan ini menandai penguatan selama tujuh hari berturut-turut.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni melonjak US$3,56 atau 3,7 persen ke posisi US$99,93 per barel, setelah sempat menembus angka psikologis US$100 untuk pertama kalinya sejak 13 April.

BACA JUGA: 21 Platform Nonton Film Legal Bebas Virus, Tinggalkan LK21 dan IndoXXI Sekarang

Selat Hormuz Jadi Titik Panas Pasokan Global

Kenaikan harga minyak terutama dipicu oleh berlanjutnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat jalur pelayaran Selat Hormuz tetap tertutup.

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia dan gas alam cair global. Penutupan jalur ini membuat pasar khawatir terhadap potensi gangguan pasokan jangka panjang.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan belum puas dengan proposal terbaru Iran untuk mengakhiri konflik, sehingga negosiasi damai masih mengalami kebuntuan.

Akibatnya, Iran tetap menutup arus pelayaran di Selat Hormuz, sementara Amerika Serikat mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran.