Profil Chef Irwan, Head Chef Hotel Santika Pasirkaliki Bandung: Awali Karier dari Steward hingga Jadi Chef Profesional

Menurutnya, tamu hotel saat ini tidak hanya mencari kenyamanan menginap, tetapi juga pengalaman kuliner lokal yang autentik. Karena itu, berbagai menu khas daerah sengaja dihadirkan, mulai dari cilok, tutut, seblak, jajanan pasar, nasi uduk hingga nasi kuning. “Kalau breakfast di sini ada tutut. Jarang hotel lain ada menu itu. Banyak tamu yang penasaran dan suka,” ujarnya. Bahkan, kata Irwan, beberapa tamu sampai meminta menu tutut untuk dibawa pulang karena sulit ditemukan di hotel lain.

Baca Juga: 6 Hotel Terbaik di Pusat Kota Bandung untuk Staycation dan Liburan Dekat Tempat Wisata

Selain menyajikan makanan khas daerah, Irwan juga kerap turun langsung menyapa tamu. Ia tak segan menawarkan menu spesial di luar daftar makanan yang tersedia demi memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung. “Ada tamu yang pengen mie rebus atau cireng, ya saya bikinkan. Mereka senang karena merasa diperhatikan,” katanya.

Bagi Irwan, kedekatan chef dengan tamu menjadi salah satu cara membangun loyalitas pelanggan terhadap hotel dan makanan yang disajikan.

Di tengah kesibukannya sebagai Head Chef, Irwan tetap menyempatkan diri menjalani hobi olahraga seperti badminton dan basket. Sesekali ia juga bermain gim dan berkumpul bersama rekan-rekan sesama chef untuk bertukar ide menu baru. Dari hasil diskusi bersama rekan chef di lingkungan Santika Regional Bandung, Irwan pernah menciptakan menu unik berupa burung dara dengan sambal kecombrang yang mendapat respon positif dari tamu.

Kini, setelah lebih dari dua dekade berkecimpung di dunia hospitality, Irwan membuktikan bahwa perjalanan dari seorang steward hingga menjadi head chef bukanlah hal mustahil. Konsistensi dalam belajar, kerja keras, dan kecintaan terhadap dunia kuliner menjadi kunci utama perjalanan kariernya.*