Perjalanan kariernya berlanjut ketika pada reshuffle Kabinet Merah Putih September 2025, Nanik dilantik menjadi Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Dalam posisi tersebut, ia memiliki dua mandat utama: memperkuat komunikasi publik program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus melakukan pengawasan dan investigasi terhadap implementasi di lapangan.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program MBG, yang mengoordinasikan pelaksanaan teknis program pemenuhan gizi nasional.
Aktif Sidak dan Pengawasan Ketat Program MBG
Selama menjabat, Nanik dikenal aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai daerah.
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan standar operasional prosedur (SOP) berjalan sesuai ketentuan, terutama dalam menjaga kualitas makanan bagi anak-anak Indonesia, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (kelompok 3B).
Dalam sejumlah kunjungan lapangan, ia menemukan berbagai pelanggaran, mulai dari standar higienitas yang tidak terpenuhi, tata ruang dapur yang tidak sesuai pedoman teknis, hingga fasilitas sanitasi yang dinilai berisiko terhadap keamanan pangan.
Tidak jarang, Nanik mengambil tindakan tegas dengan menangguhkan sementara SPPG yang tidak memenuhi standar operasional program MBG.
Dengan penunjukan sebagai Kepala BGN, Nanik kini memegang tanggung jawab lebih besar dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program gizi nasional yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.












