Profil Dadan Hindayana: Dari Akademisi Berprestasi hingga Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG

BeritaBandungRaya.com – Nama Dadan Hindayana kembali menjadi perhatian publik setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (3/6/2026).

Dadan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program prioritas pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Namun, kariernya di pemerintahan berakhir setelah Presiden Prabowo Subianto mencopotnya dari jabatan tersebut.

Di tengah sorotan kasus hukum yang menjeratnya, profil dan perjalanan karier Dadan Hindayana kembali menjadi perhatian masyarakat.

Lahir di Garut, Lulusan Terbaik IPB

Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada tahun 1967. Ia dikenal sebagai akademisi dengan rekam jejak pendidikan yang cemerlang.

Pendidikan sarjananya ditempuh di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1990 sebagai lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Prestasinya berlanjut hingga jenjang doktoral di Jerman.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Dadan meraih gelar Doktor (Dr. rer. Hort) dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover dalam bidang Entomologi Terapan pada periode 1997-2000. Selama menempuh studi tersebut, ia menghasilkan sejumlah publikasi ilmiah yang mendapat pengakuan internasional.

Sejak 1992, Dadan mengabdikan diri sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan kemudian dikukuhkan sebagai lektor.

Karier Panjang di Dunia Akademik dan Birokrasi

Sebelum memasuki pemerintahan, Dadan telah menempati berbagai posisi strategis di lingkungan pendidikan tinggi dan lembaga pemerintahan.