“Bayangkan saja, saya dilantik sendirian tanpa diantar protokoler, karena memang belum ada pegawai satu pun di Badan Gizi Nasional,” ujarnya dalam sebuah kesempatan pada Agustus 2025.
Pernah Mengaku Menyesal Jadi Kepala BGN
Setelah satu tahun menjabat, Dadan sempat berkelakar mengenai perubahan hidup yang dialaminya sejak menjadi pejabat publik.
Menurutnya, sorotan media yang terus mengikutinya membuat dirinya merasa tidak lagi memiliki ruang privat seperti saat masih menjadi akademisi.
“Saya ditanya, menyesal enggak jadi kepala badan? Menyesal jadi terkenal,” kata Dadan sambil tersenyum dalam peringatan setahun berdirinya BGN pada Agustus 2025.
Pernyataan itu sempat menjadi perhatian karena menggambarkan perubahan besar yang dialaminya setelah memimpin lembaga negara.
Baca Juga: Mengapa Lampu Gedung Tinggi Tetap Menyala Saat Malam Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya
Harta Kekayaan Dadan Hindayana Capai Rp9 Miliar
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 14 Maret 2025, Dadan Hindayana tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp9,02 miliar.
Aset terbesar berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp5,9 miliar yang berada di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Selain itu, ia juga memiliki tiga unit kendaraan berupa Mazda CX-5 tahun 2023 senilai Rp675 juta, Honda HR-V tahun 2024 senilai Rp330 juta, dan Mazda CX-3 tahun 2023 senilai Rp395 juta.
Dadan turut melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp322,4 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp1,4 miliar. Dalam laporan tersebut, ia tidak tercatat memiliki surat berharga maupun utang.
Dicopot dan Kini Menjadi Tersangka
Perjalanan Dadan sebagai Kepala BGN berakhir sebelum genap dua tahun masa jabatan. Presiden Prabowo Subianto mencopotnya dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional dan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai pengganti.













