Seriale Indonesia 2026 di Bandung Jadi Panggung Sineas Tanah Air Menembus Industri Serial Global

Baca Juga: Mau Uang Rp50 Juta dari Dedi Mulyadi? Begini Cara Mendapatkannya

Tak hanya menghadirkan sineas profesional, Seriale Indonesia 2026 juga memberikan ruang bagi generasi muda melalui kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Bandung.

Sejumlah universitas, khususnya yang memiliki program studi perfilman, dilibatkan dalam kompetisi produksi serial. Masing-masing kampus berkesempatan menghasilkan satu karya yang kemudian dinilai oleh dewan juri.

“Kami bekerja sama dengan berbagai universitas di Bandung. Setiap universitas memproduksi satu serial, kemudian dewan juri memilih karya terbaik,” ujar Matthias.

Keterlibatan mahasiswa tersebut diharapkan dapat memperkenalkan ekosistem industri serial internasional kepada talenta muda sejak masih berada di bangku perguruan tinggi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman produksi, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan para profesional dari berbagai negara.

Perkuat Pertukaran Budaya

Kolaborasi internasional menjadi salah satu fondasi utama Seriale Indonesia 2026. Festival ini menggandeng Kedutaan Besar Spanyol serta mitra lokal, di antaranya Bandung Film Commission, Bahasinema, dan sejumlah universitas di Bandung.

Kehadiran perwakilan dari Spanyol juga memperkuat hubungan antarfestival serial di tingkat internasional. Salah satunya melalui keterlibatan Rose of Dolls, Direktur Festival Seriesland Bilbao sekaligus pembuat film asal Spanyol.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Hukum, BRI BO Subang dan BO Pamanukan dengan Kejari Subang Tandatangani MoU Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara