BeritaBandungRaya.com – Gelombang transformasi digital kini semakin dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Tidak lagi hanya mengandalkan strategi pemasaran konvensional, para pelaku usaha mulai memanfaatkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, hingga memperkuat daya saing di tingkat global.
Melihat peluang tersebut, Telkomsel kembali menghadirkan Digital Creative Entrepreneurs (DCE) Academy & Summit 2026 sebagai wadah pembinaan bagi UMKM Indonesia. Mengusung tema “AI-Enabled SMEs Growth: How Locals Go Global”, program ini mempertemukan pelaku usaha, mentor, praktisi industri, dan ekosistem digital dalam satu forum kolaborasi yang berlangsung di Bandung, Kamis, 2 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Creative Hall D’Botanica, ini menghadirkan rangkaian pembelajaran, mentoring, benchmarking, live shopping, pitching, hingga sesi inspiratif bersama pelaku industri kreatif dan mentor bisnis.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tersebut, Telkomsel ingin memastikan pelaku UMKM Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan teknologi AI kini menjadi salah satu faktor penting yang dapat membantu UMKM berkembang lebih cepat dan efisien.
Menurutnya, inovasi digital tidak semata-mata berbicara mengenai kemajuan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut mampu membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih tepat, memperluas jangkauan pasar, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.













