Baca Juga: BEI dan OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Denda Pemeriksaan Kasus Capai Rp2,23 Triliun
“Sekarang kan zamannya artificial intelligence, digital, dan sebagainya. Maka, kita bekali mahasiswa apa pun prodinya, mereka harus tahu tentang kemampuan IT agar bisa adaptif terhadap perubahan,” ujar Agus saat ditemui dalam rangkaian wisuda, Selasa, 27 Oktober 2026.
Unjani Perkuat Kemampuan Bahasa dan Karakter Lulusan
Selain keterampilan digital, Unjani juga memberikan perhatian terhadap penguasaan bahasa asing. Kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa internasional lainnya dinilai penting untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mendukung lulusan menghadapi lingkungan profesional yang semakin kompetitif.
Agus menuturkan, kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa asing dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika melamar pekerjaan maupun mengembangkan karier.
Menurut dia, kompetensi akademik dan penguasaan teknologi perlu dilengkapi dengan kemampuan komunikasi serta karakter yang baik. Karena itu, pembinaan mahasiswa di Unjani juga mencakup pembentukan mental, kedisiplinan, keuletan, kejujuran, dan keterampilan nonteknis atau soft skill.
“Disiplin, loyal, dan santun itu adalah bagian yang harus dimiliki oleh setiap lulusan agar supaya lulusan itu kemudian cepat bekerja dan beradaptasi,” tuturnya.
Pembentukan karakter tersebut diharapkan membuat lulusan tidak hanya mampu memenuhi persyaratan teknis pekerjaan, tetapi juga dapat menyesuaikan diri dengan budaya organisasi dan membangun hubungan profesional yang baik.











1 komentar
Komentar ditutup.