Di tengah perubahan kebutuhan tenaga kerja, kombinasi kemampuan akademik, keterampilan digital, bahasa asing, dan karakter menjadi bekal yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan Unjani.
Baca Juga: Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
Dorong Lulusan Unjani Menjadi Wirausaha
Upaya mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja tidak hanya diarahkan pada peluang bekerja di perusahaan atau instansi pemerintah. Unjani juga mendorong mahasiswa agar memiliki keberanian untuk membangun usaha secara mandiri.
Agus mengatakan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unjani memiliki program pelatihan kewirausahaan, termasuk penggunaan simulator bisnis untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami dan mengembangkan usaha.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat melihat peluang bisnis serta mengembangkan ide menjadi usaha yang berkelanjutan.
“Kalau mereka misalnya tidak berada di dunia kerja, dunia usaha, dunia industri, dan sebagainya, mereka menciptakan pekerjaan sendiri,” ujarnya.
Agus menilai, pengembangan usaha rintisan atau startup dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menjadi alternatif bagi lulusan untuk berkontribusi terhadap perekonomian sekaligus menciptakan lapangan kerja.
Karena itu, mahasiswa perlu didorong memiliki pola pikir kewirausahaan sehingga tidak hanya bergantung pada ketersediaan lowongan pekerjaan.











1 komentar
Komentar ditutup.