Unjani Wisuda 3.724 Lulusan, Perkuat Kompetensi Digital dan Kewirausahaan Menghadapi Persaingan di Era AI

“Sekarang ini dengan berbagai program startup yang dibiayai oleh lembaga negara dan sebagainya, UMKM, dan sebagainya. Kita ingin mereka didorong untuk memiliki jiwa-jiwa entrepreneurship,” katanya.

Selain kompetensi digital, kemampuan bahasa, dan kewirausahaan, pengalaman magang juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan Unjani dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Menurut Agus, kegiatan magang dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung. Pengalaman tersebut sekaligus memungkinkan perusahaan menilai kemampuan, kedisiplinan, dan karakter mahasiswa sebelum mereka menyelesaikan studi.

Ia mengungkapkan, terdapat mahasiswa yang mendapatkan peluang untuk melanjutkan karier setelah perusahaan mengenal mereka melalui kegiatan magang.

“Bahkan banyak kemarin pada testimoni ke kita, mereka-mereka ini malah sudah dihubungi setelah lulus, ‘tolong kerja di tempat kami, melamar’ dan sebagainya. Itu adalah modal yang sangat kuat bagi kita,” katanya.

Agus berharap berbagai program pembekalan tersebut dapat membantu lulusan Unjani memperoleh pekerjaan dalam waktu relatif cepat setelah menyelesaikan pendidikan.

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian peserta wisuda sudah bekerja, termasuk lulusan jenjang magister dan sarjana. Dengan demikian, wisuda tidak selalu menjadi titik awal pencarian kerja, tetapi juga menjadi penanda penyelesaian pendidikan bagi mereka yang telah lebih dahulu berkarier.

“Kita berharap lulusan yang hari ini kita wisuda sampai dengan hari Kamis nanti, pertama mereka cepat mendapatkan pekerjaan. Ada juga dari 3.700 sekian itu yang memang sudah bekerja,” ungkapnya.