Angka Pengangguran Kota Bandung Masih Tinggi, Wali Kota Muhammad Farhan Soroti Lemahnya Daya Beli Warga

BeritaBandungRaya.com – Kondisi angka pengangguran di Kota Bandung yang masih tergolong tinggi menjadi sorotan serius Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menilai tingginya tingkat pengangguran berdampak langsung terhadap melemahnya daya beli masyarakat, meski laju inflasi di Kota Bandung relatif terkendali.

Farhan mengatakan persoalan ekonomi yang saat ini dirasakan warga bukan semata-mata dipicu kenaikan harga kebutuhan pokok, melainkan rendahnya pendapatan masyarakat akibat terbatasnya lapangan pekerjaan. Menurutnya, banyak warga yang hingga kini belum sepenuhnya pulih secara ekonomi pascapandemi Covid-19.

“Masalah utama kita bukan hanya harga barang, tetapi daya beli masyarakat. Itu sangat ditentukan oleh apakah masyarakat memiliki pekerjaan atau tidak,” ujar Farhan, Sabtu, 24 April 2026.

Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Kota Bandung, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini berada di angka sekitar 7,44 persen. Angka tersebut dinilai masih lebih tinggi dibanding rata-rata tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Barat.

Farhan menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai pemerintah daerah perlu bergerak cepat menghadirkan solusi konkret untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi warga Kota Bandung.

Baca Juga: Farhan Percepat Pembenahan Bandung, Tambah 130 Pasukan Sapu dan Fokus Perbaikan Jalan

Menurutnya, Kota Bandung memiliki potensi besar dari sisi kualitas sumber daya manusia. Tingkat pendidikan masyarakat yang relatif tinggi dinilai dapat menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal dan membuka lapangan pekerjaan baru di berbagai sektor.