Situasi berubah mencekam ketika seorang narapidana baru masuk. Tak lama berselang, satu per satu tahanan tewas secara misterius. Teror tersebut ternyata berasal dari sosok hantu yang membunuh orang-orang dengan aura paling negatif.
Keunikan film ini terletak pada respons para napi. Demi bertahan hidup, mereka berlomba-lomba melakukan kebaikan untuk mengubah aura menjadi positif. Mulai dari rajin beribadah hingga berkegiatan seni, berbagai cara dilakukan agar tidak menjadi target.
Namun, di tengah kondisi penjara yang penuh ketidakadilan, menjaga aura positif bukan hal mudah. Para tahanan akhirnya menyadari bahwa satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan bersatu melawan penindas—baik manusia maupun kekuatan supranatural.
Daftar Pemain dan Kru
Film ini dibintangi sejumlah aktor papan atas Indonesia, di antaranya:
Abimana Aryasatya
Rio Dewanto
Lukman Sardi
Bront Palarae
Tora Sudiro
Aming
Arswendy Bening Swara
Morgan Oey
Endy Arfian
Baca Juga: Banjir Dayeuhkolot Meluas, 844 Rumah di Kabupaten Bandung Terdampak, Ribuan Warga Terancam
Di balik layar, film ini didukung oleh sinematografer Ical Tanjung serta penata musik Peter Bawiec. Sementara posisi produser dipegang oleh Tia Hasibuan.
“Ghost in the Cell” menawarkan kombinasi genre yang jarang ditemui, yakni horor yang mencekam dengan sentuhan komedi satir yang menghibur. Selain menghadirkan teror supranatural, film ini juga menyelipkan kritik sosial tentang sistem, ketidakadilan, dan harapan manusia di situasi paling gelap.










