BeritaBandungRaya.com – Pemerintah Kota Bandung resmi mengusulkan kawasan Jalan Asia Afrika sebagai calon Warisan Budaya Dunia UNESCO bertepatan dengan peringatan ke-71 Konferensi Asia Afrika (KAA). Kawasan bersejarah yang membentang dari Simpang Lima hingga Jalan Otto Iskandardinata (Otista) itu dinilai memiliki nilai historis global yang layak mendapat pengakuan dunia.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pengajuan tersebut menjadi langkah strategis untuk mengangkat kembali posisi Bandung sebagai kota bersejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan diplomasi internasional Asia dan Afrika.
“Jalan Asia Afrika dari Simpang Lima sampai Jalan Otista layak didaftarkan sebagai kawasan warisan budaya dunia,” ujar Farhan kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung menargetkan kawasan tersebut dapat masuk dalam daftar kandidat resmi UNESCO dalam kurun waktu empat tahun ke depan. Untuk mencapai target itu, berbagai program penguatan kawasan mulai disiapkan, termasuk menghidupkan aktivitas budaya dan pariwisata di sepanjang Jalan Asia Afrika.
Farhan menegaskan kawasan bersejarah itu tidak boleh kehilangan daya tariknya. Karena itu, Pemkot Bandung berupaya menghadirkan berbagai agenda kegiatan agar kawasan tersebut tetap hidup dan menjadi magnet wisata sejarah berskala internasional.
Baca Juga: Wacana Denda KTP Hilang Tuai Sorotan, Proyek e-KTP Dinilai Gagal Wujudkan Single Identity Number
“Kawasan ini tidak boleh sepi, harus terus dihidupkan dengan berbagai event agar memiliki nilai tambah dan daya tarik global,” katanya.










