Dari total tujuh laga tandang yang akan dijalani Persib, lima pertandingan di antaranya direncanakan mendapat bonus masing-masing Rp1 miliar. Jika terealisasi seluruhnya, nilai dukungan itu mencapai Rp5 miliar.
Dedi menegaskan dirinya sempat memastikan kepada manajemen Persib bahwa pengumuman bonus dari pihak eksternal tersebut tidak melanggar aturan yang berlaku.
Ia juga mengaku memilih menyampaikan informasi itu kepada publik karena ingin mengedepankan prinsip transparansi, meskipun awalnya Maruarar Sirait meminta agar bantuan tersebut tidak diumumkan.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Inilah Daftar Menteri Baru dan Kepala Badan yang Baru Saja Dilantik
Menurut Dedi, keterbukaan informasi mengenai dukungan finansial dalam dunia olahraga penting dilakukan agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.
“Saya menjunjung tinggi transparansi,” tegasnya.
Mantan Bupati Purwakarta itu menilai posisinya hanya sebatas fasilitator yang memastikan dukungan terhadap Persib berjalan sesuai aturan dan diketahui publik tanpa mencampuri aspek teknis profesional klub.
Di tengah polemik yang berkembang di media sosial, Dedi kembali mengajak Bobotoh untuk memusatkan perhatian pada perjuangan Persib Bandung menghadapi lima laga penting musim ini.
Ia berharap seluruh elemen suporter dapat bersatu mendukung Maung Bandung demi mewujudkan target hattrick juara, bukan terus memperpanjang perdebatan di ruang digital.










