Faktor Global Jadi Pemicu Kenaikan
Kenaikan harga LPG di kedua negara tidak lepas dari kondisi global. Ketegangan geopolitik di Asia Barat, termasuk konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat, menjadi salah satu faktor utama.
Gangguan di jalur distribusi energi seperti Selat Hormuz serta insiden keamanan di Laut Oman memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia. Dampaknya, harga Saudi Contract Price (CP) sebagai acuan LPG internasional ikut mengalami kenaikan.
Kondisi ini kemudian berimbas langsung pada harga LPG non-subsidi dan komersial di berbagai negara, termasuk Indonesia dan India.
BACA JUGA: Tak Perlu ke Samsat, Ini Panduan Lengkap Bayar Pajak Motor di Minimarket
Perbandingan Harga LPG Indonesia dan India
Jika dibandingkan, tren kenaikan harga LPG di Indonesia dan India menunjukkan pola yang serupa. Keduanya sama-sama terdampak oleh fluktuasi harga energi global.
Namun, secara nominal, harga LPG di Indonesia masih relatif sedikit lebih rendah dibandingkan India, terutama pada segmen komersial. Meski demikian, perbedaan tersebut tidak terlalu signifikan.
Fenomena ini menegaskan bahwa tanpa subsidi, harga LPG di berbagai negara cenderung mengikuti mekanisme pasar global yang sama.
Kenaikan harga LPG di Indonesia dan India mencerminkan kuatnya pengaruh dinamika energi global terhadap pasar domestik. Baik di Indonesia maupun India, segmen non-subsidi dan komersial menjadi yang paling terdampak.
Ke depan, stabilitas harga LPG akan sangat bergantung pada kondisi geopolitik serta keseimbangan pasokan dan permintaan energi dunia.***












