BeritaBandungRaya.com – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat menggelar acara halal bihalal sebagai upaya membangun optimisme pelaku industri perhotelan di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu. Kegiatan ini berlangsung di ARTOTEL Suites Aquila Bandung, Jumat (17/4/2026), dan dihadiri para pengusaha hotel serta restoran dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum konsolidasi bagi pelaku usaha untuk memperkuat solidaritas dan menyusun strategi menghadapi tantangan industri yang kian dinamis. Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, para peserta berbagi pandangan serta pengalaman dalam menjaga keberlangsungan bisnis.
Ketua BPD PHRI Jawa Barat, Dodi Ahmad Sopiandi, menekankan pentingnya sikap adaptif di tengah tekanan ekonomi. Ia mengajak seluruh anggota untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga aktif melakukan inovasi dan memperluas pasar di luar segmen pemerintah.
“Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, saya berharap anggota PHRI Jawa Barat tetap bersabar dan terus berupaya mencari peluang baru,” ujar Dodi.
Menurutnya, perlambatan ekonomi saat ini merupakan bagian dari siklus industri yang harus dihadapi dengan strategi tepat. Pelaku usaha didorong untuk memanfaatkan berbagai peluang pasar yang masih terbuka, termasuk wisata domestik dan kolaborasi lintas sektor.
Dodi mengungkapkan, tingkat okupansi hotel di Jawa Barat saat ini mengalami penurunan, terutama pada segmen hotel bintang tiga ke bawah. Rata-rata tingkat hunian hanya berada di kisaran 30 persen, sementara biaya operasional minimal mencapai 40 persen dari pendapatan.













