Pemkot Bandung Tambah Kapasitas Pengolahan Sampah 100 Ton per Hari, TPST Diaktifkan Kembali

Pemkot Bandung Tambah Kapasitas Pengolahan Sampah 100 Ton per Hari, TPST Diaktifkan Kembali

Administrasi dan Infrastruktur Masih Disiapkan

DLH Kota Bandung saat ini masih melengkapi berbagai persyaratan administrasi serta memastikan kesiapan infrastruktur di setiap lokasi TPST agar operasional dapat berjalan maksimal.

Selain itu, kerja sama lintas sektor juga terus diperkuat, termasuk dengan TNI.

Salah satu fasilitas pengolahan yang berada di lahan milik TNI, yakni di kawasan Secapa, saat ini masih dalam proses koordinasi agar bisa kembali dioperasikan.

“Kami terus menjalin komunikasi untuk mengaktifkan teknologi pengolahan yang sudah tersedia di sana,” katanya.

Kuota TPA Sarimukti Diperkirakan Cepat Habis

Di sisi lain, pengangkutan sampah menuju TPA Sarimukti masih menghadapi keterbatasan kuota.

Saat ini, kuota pengiriman sampah ke TPA Sarimukti dibatasi sekitar 980 ton per hari. Namun, tingginya volume sampah membuat kuota tersebut diperkirakan akan habis lebih cepat dari jadwal.

“Di akhir minggu ini kemungkinan kuota sudah habis. Kami prioritaskan pengangkutan di titik-titik krusial, sementara lokasi lain diatur melalui penjadwalan dan rute yang ketat,” ujar Salman.

Karena itu, pengolahan di dalam kota menjadi langkah penting agar ketergantungan terhadap TPA Sarimukti bisa dikurangi.

Pasar Gedebage Bersih, Ciwasta Masih Ditangani

Beberapa titik penumpukan sampah sebelumnya sempat menjadi perhatian serius, salah satunya di kawasan Pasar Induk Gedebage yang kini telah berhasil dibersihkan.

Namun, beberapa lokasi lain seperti eks TPA Dago dan kawasan Ciwasta masih dalam proses penanganan bertahap.

DLH juga mengantisipasi potensi masuknya sampah dari luar kota, terutama di wilayah perbatasan. Pengawasan dan koordinasi lintas daerah terus diperkuat agar penumpukan tidak kembali terjadi.