Mesin Pengolah Sampah dari TNI Segera Diuji
Dalam waktu dekat, bantuan mesin pengolahan sampah dari TNI Angkatan Darat akan mulai diuji coba.
Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat pengurangan timbulan sampah secara signifikan, terutama untuk wilayah Ciwasta yang masih menjadi titik perhatian.
“Awal bulan depan direncanakan commissioning test. Mudah-mudahan ini bisa membantu mengurangi sampah secara signifikan,” jelasnya.
Program Gaslah Tunjukkan Hasil Positif
Selain pengolahan skala kota, DLH juga terus mendorong pengurangan sampah dari sumbernya melalui edukasi masyarakat.
Program seperti komposting, rumah maggot, hingga pengolahan sampah organik berbasis masyarakat seperti Gaslah terus digencarkan di tingkat kewilayahan.
Menurut Salman, program ini menunjukkan hasil yang cukup positif. Bahkan, target pengolahan yang semula sekitar 40 ton per hari kerap terlampaui.
“Target 25 kilogram per orang per hari dengan total sekitar 40 ton sering kali terlampaui. Tinggal kita pastikan pengolahan pascanya berjalan optimal,” tandasnya.***










