Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga, Media Didorong Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Keluarga Jabar

Ia berharap keluarga di Jawa Barat mampu menghadapi berbagai persoalan dengan tetap menjaga kebersamaan. Keluarga, kata Siti, perlu menjadi ruang yang memberikan dukungan kepada setiap anggotanya, terutama dalam menghadapi tekanan kehidupan.

“Kita ingin keluarga di Jawa Barat menjadi keluarga yang kuat dan tangguh. Apa pun tantangan yang dihadapi, keluarga tetap mampu bertahan, saling mendukung, mendidik anak-anak dengan baik, dan tidak mudah kehilangan harapan,” katanya.

Siti juga menyoroti persoalan ekonomi yang dapat menjadi salah satu pemicu konflik dalam rumah tangga. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapatkan perhatian agar tidak berkembang menjadi masalah lain, termasuk kekerasan dalam rumah tangga maupun gangguan kesehatan mental.

Karena itu, ia mengajak media untuk ikut memperkuat narasi yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai ketahanan keluarga dan pentingnya mencari solusi ketika menghadapi persoalan rumah tangga.

“Saya mencintai media. Tolong menjadi pihak yang membersamai tumbuhnya kebaikan di keluarga Jawa Barat, sekaligus menjadi kurator yang baik,” ucapnya.

Ia menambahkan, media memiliki kewenangan editorial untuk menentukan informasi yang perlu diangkat dan diperkuat. Menurutnya, tidak seluruh persoalan yang ramai di media sosial harus secara otomatis menjadi konsumsi publik tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkannya.

Baca Juga: Darurat Begal, Polda Jabar Susun Strategi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat

Perkuat Literasi Digital dalam Keluarga

Sekretaris DP3AKB Jawa Barat Ari Antari Ratna Dewi mengatakan, ruang digital kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir seluruh kelompok usia berinteraksi dengan teknologi dan mendapatkan informasi melalui berbagai platform digital.