“Tadi kami diberi motivasi dan tips and trick bagaimana caranya nanti untuk public speaking ataupun untuk berdebat di muka umum,” katanya.
Pertemuan itu menjadi sorotan publik setelah video perlombaan LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat viral di internet. Dalam video yang beredar, kelompok peserta dari SMAN 1 Pontianak disebut mendapatkan pengurangan nilai usai jawaban mereka dianggap salah oleh dewan juri.
Namun, publik kemudian menilai terjadi kejanggalan karena kelompok lain memberikan jawaban serupa tetapi justru dinyatakan benar dan memperoleh tambahan poin. Situasi tersebut memicu kritik luas dari warganet terhadap jalannya perlombaan.
Tak hanya soal penilaian, penyelenggara lomba juga disorot karena dinilai tidak memberikan ruang protes kepada peserta yang merasa dirugikan. Salah satu dewan juri yang menjadi perhatian publik adalah Indri Wahyuni yang saat itu menyinggung persoalan artikulasi jawaban peserta.
Baca Juga: UPDATE! Daftar 10 HP Rp2 Jutaan Spek Gahar Mei 2026: Layar AMOLED, Gaming Lancar, Baterai Awet
Viralnya peristiwa tersebut akhirnya menarik perhatian masyarakat luas hingga sampai ke Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pertemuan di Istana Wakil Presiden pun menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan moral bagi para siswa SMAN 1 Pontianak agar tetap semangat dalam berprestasi.***












