Heboh Dugaan Pencabulan di SMAN 1 Pamanukan, Guru Matematika Kini Mendekam di Rutan

Korban disebut sempat menuju ruang OSIS dan mendapat pertolongan dari siswa lainnya.

Baca Juga: 40 Kode Promo Shopee 9.9 Hari Ini 9 September 2026, Cek Voucher Diskon Jutaan Rupiah Sebelum Checkout

Namun, detail mengenai peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman penyidik. Informasi yang beredar di media sosial juga belum seluruhnya dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum dibuktikan melalui proses penyidikan dan persidangan.

Siswa Gelar Aksi Protes

Kasus tersebut kemudian memicu kemarahan siswa di SMAN 1 Pamanukan. Ratusan siswa menggelar aksi protes ketika kegiatan upacara bendera berlangsung pada Senin (7/9/2026).

Video aksi tersebut kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, para siswa terlihat berkumpul di lapangan sekolah dan menyampaikan protes terhadap dugaan tindakan yang dialami teman mereka.

Situasi semakin memanas ketika AT disebut hendak meninggalkan sekolah. Sejumlah siswa kemudian mengejar guru tersebut hingga terjadi kericuhan.

Petugas Polsek Pamanukan yang datang ke lokasi kemudian mengamankan AT. Selanjutnya, perkara tersebut dilimpahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Subang untuk penanganan lebih lanjut.

AT Dinonaktifkan dari Tugas Mengajar

Selain proses hukum yang berjalan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengambil langkah administratif terhadap AT.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto mengatakan AT dinonaktifkan dari jabatan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus dari tugas mengajar sebagai guru matematika.