Breaking News: Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Pamit ke Prabowo untuk Berobat ke Luar Negeri

Dirgayuza juga menyoroti perhatian Nanik terhadap dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap perekonomian masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga ikut menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat masyarakat.

Ia mencontohkan kondisi yang terjadi ketika program MBG berhenti sementara selama masa libur sekolah. Saat itu, sejumlah petani dan peternak disebut mengalami kendala karena hasil produksi mereka tidak terserap seperti biasanya.

“Ketika program berhenti selama tiga minggu libur sekolah, petani dan peternak mengeluh hasil produksinya tidak terserap. Pedagang pasar harus membuang sayur dan buah karena kehilangan pembeli,” kata Dirgayuza.

Baca Juga: Hingga Final Piala Dunia, Telkomsel Menemani Antusiasme Masyarakat dengan Paket Bola Gembira dan Nonton Bareng di Lebih dari 40 Titik Jabotabek Jabar

Nanik sendiri baru dipercaya menjadi Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 Juni 2026. Ia menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya diberhentikan dari jabatan tersebut.

Pelantikan Nanik sebagai Kepala BGN dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Agustina Arumsari dan Mayjen (Purn) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Pengangkatan Nanik sebagai Kepala BGN tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN serta pemberhentian Wakil Kepala BPKP.