“Saya berharap, peristiwa itu menjadi kecelakaan terakhir kereta api,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat KRL Commuter Line berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Tidak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek melintas di jalur yang sama dan menabrak rangkaian KRL tersebut. Benturan keras menyebabkan banyak penumpang menjadi korban jiwa maupun luka-luka.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan pihak terkait guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis maksimal tanpa terbebani biaya pengobatan.
Baca Juga:Â Fakta Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Anak Diikat hingga 13 Tersangka Ditetapkan
Peristiwa kecelakaan kereta Bekasi Timur itu menjadi sorotan publik sekaligus memunculkan desakan agar sistem keselamatan dan pengawasan jalur kereta api diperketat demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.***













