Marak Keracunan Massal, BGN Siapkan Sistem Evaluasi MBG Berbasis NIK, Kondisi Gizi Anak Bisa Dipantau

Pembenahan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan teknis di dapur, tetapi juga menyangkut aturan, alur pengelolaan keuangan serta koordinasi data antarinstansi.

“Insya Allah ini kami, kita perbaiki semua tata kelolanya, aturannya, flow penataan keuangannya, dan lain sebagainya,” kata Sudaryono.

Ia menambahkan, koordinasi antar kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan MBG juga terus dilakukan. Integrasi data menjadi salah satu bagian penting agar pemerintah dapat mengevaluasi program berdasarkan hasil yang benar-benar dirasakan penerima manfaat.

Dengan sistem tersebut, MBG diharapkan tidak berhenti pada persoalan distribusi makanan. Pemerintah ingin memastikan makanan yang diberikan mampu mendukung perbaikan status gizi anak sekaligus menghasilkan data yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas program.

BGN pun menghadapi dua pekerjaan besar secara bersamaan, yakni memastikan keamanan makanan melalui kepatuhan terhadap SOP serta membangun sistem evaluasi yang dapat menunjukkan dampak MBG terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak.

Bagi pemerintah, keberhasilan program Makan Bergizi Gratis pada akhirnya bukan hanya tentang berapa banyak porsi makanan yang tersalurkan, melainkan sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan kualitas gizi generasi penerima manfaat.***